Nama Domain dan Siklus Hidup Nama Domain

Nama Domain dan Siklus Hidup Nama Domain

Nama domainnya apa? setidaknya itu adalah pertanyaan pertama dan utama yang biasa ditanyakan oleh banyak orang ketika mereka coba mengakses internet. Ayo kita coba cari tau lebih jauh lagi mengenai nama domain. Berdasarkan Wikipedia nama domain adalah nama unik yang digunakan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server dijaringan komputer atau internet.

Pada awalnya pengalamatan sebuah website di internet menggunakan deretan angka yang disebut IP Address, misalnya 192.187.0.2. Namun seiring perkembangannya, untuk lebih memudahkan untuk mengenali dan mengingatnya, maka digunakan penamaan dengan menggunakan huruf pada alamat IP tersebut, dan nama inilah yang kita kenal dan sebut sebagai Nama Domain. Nama domain bersifat unik yang berarti 1 nama domain tidak dapat didaftarkan oleh 2 pemilik yang berbeda.

Nama domain terdiri dari 2 bagian, yaitu Nama Anda / Usaha Anda dan Akhiran. Nama Anda / Usaha Anda dapat berupa nama lengkap Anda, nama perusahaan, produk Anda, servis dan layanan Anda, organisasi atau kelompok Anda dan sebagainya. Sedangkan Akhiran ada lebih dari 160-an jenis akhiran yang bisa Anda pilih namun yang paling banyak digunakan adalah .com, .net, .org atau .info. Contohnya adalah akademibisnisonline.com dimana Akademi Bisnis Online adalah nama merek dan .com adalah akhirannya.

Siklus Hidup Nama Domain

Anda bisa mendaftarkan sebanyak mungkin nama domain atas nama Anda selama nama domain tersebut masih tersedia dan belum dibeli atau didaftarkan oleh orang lain. Tapi perlu diingat bahwa sesungguhnya Anda hanya menyewa nama domain tersebut karena domain tersebut didaftarkan dalam jangka waktu tertentu yang umumnya dihitung per tahun. Anda bisa mendaftarkan nama domain dengan waktu minimal 1 tahun dan maksimal 10 tahun.

Jadi jika Anda mendaftarkan sebuah nama domain, dan terus melakukan perpanjangan, maka nama domain tersebut akan terus menjadi milik Anda. Namun jika Anda tidak memperpanjangnya dan telah jatuh tempo, maka nama domain tersebut dapat di lepas ke publik dan memungkinkan untuk dimiliki oleh orang lain. Dalam periode jatuh tempo jatuh tempo sampai domain tersebut dimungkinan untuk dimiliki oleh orang lain inilah yang biasanya disebut sebagai siklus hidup nama domain. Semoga gambar dibawah bisa membantu memberikan gambaran mengenai siklus hidup nama domain.

siklus hidup domain akademibisnisonline.com

1.  Available

Inilah fase pertama dari sebuah nama domain, dimana Anda bisa mendaftarkan sebuah nama domain untuk jangka waktu 10 tahun.

2.  Registered

Ini adalah fase dimana sebuah domain telah didaftarkan (sudah dimiliki). Masa kepemilikan sebuah domain minimum adalah 1 tahun dan maksimum adalah 10 tahun. Jika masa kepemilikan telah habis (expired), maka pemilik domain bisa mendaftarkan kembali kepemilikan atas nama domain tersebut.

3.  Auto Renew / Grace Period

Ini adalah fase dimana setelah domain expired secara otomatis akan di-renew dengan syarat Anda memilih opsi tersebut. Jika anda lupa melakukan hal tersebut, maka domain Anda memasuki periode yang disebut sebagai Grace Period.

Grace period berlangsung selama 0 – 45 hari setelah domain tersebut expired, dan dalam masa ini Anda sebagai pemilik domain masih berhak untuk melakukan registrasi ulang atas kepemilikan nama domain tersebut. Biaya kepemilikan masih normal, sama biayanya seperti saat Anda melakukan pendaftaran pada awalnya, dan Anda juga tidak perlu takut Karen apihak lain belum bis amengambil aluh kepemilikan domain tersebut.

4.  Redemption Grace Period

Jika Anda tidak melakukan renew atas nama domain dalam waktu lebih dari 45 hari setelah expired, maka domain yang Anda miliki akan memasuki fase Redemption Grace Period. Periode ini berlangsung selama 30 hari setelah masa Auto Renew / Grace Period berakhir, dan pihak registrar berhak untuk melakukan lelang atas domain tersebut.

Dalam periode ini Anda juga masih bisa melakukan renew atas domain Anda, akan tetapi untuk melakukannya akan akan dikenakan biaya tambahan. Besarnya biaya tambahan yang diperlukan untuk menebus domain berbeda-beda tergantung pihak registrar, dan untuk dapat melakukannya Anda perlu menghubungi pihak registrar Anda.

Pihak registrar domain akan melakukan lelang atas domain yang memasuki periode ini jika memang tidak ada klaim dari pemilik domain tersebut. Beberapa orang biasanya akan tertarik untuk membelinya karena berbagai macam faktor, salah satunya karena nama domain yang SEO friendly.

5.  Pending Delete

Pada tahap ini, tidak ada kemungkinan bagi Anda untuk melakukan pembaharuan (renew). Pihak registrar akan mengirimkan perintah kepada pihak registry untuk melakukan penghapusan nama domain. Tapi jika Anda ingin memilikinya kembali, Anda masih bisa untuk mencoba untuk melakukannya, di mana pihak registrar nantinya akan mencoba untuk mendaftarkannya kembali atas nama Anda ketika sudah masuk masa available, namun tidak ada jaminan bahwa Anda benar-benar bisa memilikinya kembali.

6.  Released / Available

Pada masa ini, domain sudah tersedia untuk publik dan bisa dibeli oleh siapapun. Jika Anda menginginkannya kembali, Anda harus aktif mengawasi dan registrasikan kembali secepatnya saat statusnya sudah available.

Untuk memastikan Anda membeli nama domain dengan harga termurah, jaminan dalam hal keamanan dan privacy, lalu transparansi harga domain, website yang sangat mudah diakses dan dijelajahi, penawaran diskon yang konsisten, dan pastinya layanan konsumen yang sangat prima dan cepat tanggap maka kami sangat merekomendasikan Namesilo untuk menjadi partner terpercaya Anda untuk mengelola domain yang Anda miliki.

Jadi jangan tunggu lagi, segera dapatkan penawaran diskon dari mereka melalui link di bawah ini:

namesilo

Share This Post